Advertise

 
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Agustus 2016

Rebutan Atlet Warnai Persiapan PON Jawa Barat

0 komentar





Masih banyaknya persoalan menghadapi PON ,membuat semua pihak berpacu dalam waktu,dan Jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat, yang digelar 17-29 September, persoalan perebutan atlet masing-masing daerah masih terus terjadi. 

Berdasarkan entry by name yang diterima PB PON, tercatat 9.226 atlet dari 34 Provinsi akan berlaga dalam 44 cabang olahraga yang di pertandingkan dalam multicabang yang digelar setiap empat tahun sekali ini. Namun, sayangnya dari semua atlet yang terlibat beberapanya masih tersandung masalah.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengatakan, saat ini sengketa tersebut sedang dalam proses penyelesaian Tim Keabsahan dan juga Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).

Perenang nasional yang baru saja tampil di Olimpiade 2016, Glenn Victor Sutanto, diperebutkan Jawa Barat dan Jawa Timur. Lalu, perenang Resa Kania Dewi yang disengketakan oleh Jawa Barat dan Jawa Timur, dan karateka Imam Tauhid Ragananda yang diperebutkan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Persoalan atlet-atlet ini masih coba diselesaikan oleh Tim Keabsahan dan juga Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI)," kata Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang juga anggota Panitia Pengawas dan Pengarah Panitia Besar PON XIX/2016 Jabar, Suwarno, di Jakarta, Senin (29/8/2016).

"Tapi, jika tidak bisa juga diselesaikan Tim Keabsahan dan Baori, maka Dewan Hakim yang dibentuk KONI akan memutuskannya dan keputusan bersifat mengikat," lanjut dia.

KONI telah mengeluarkan Surat Keputusan KONI Pusat nomor 56 tahun 2010 yang mensyaratkan permohonan perpindahan atlet ke daerah lain setidaknya dilakukan dua tahun sebelum PON diselenggarakan. Bila tidak memenuhi aturan dalam SK, atlet akan dilarang untuk tampil PON XIX/2016 Jabar. Namun, memasuki masa penyelenggaraan PON, daerah seolah tutup mata.

"Ya, pada intinya semua proses ini kami usahakan agar bisa selesai sebelum pembukaan PON XIX/2016 Jabar pada 17 September mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX/2016 Jawa Barat, Yudha M Saputra, mengatakan saat ini pihaknya juga telah bersiap-siap memasuki tahapan klaim yang akan dimediasi oleh Dewan Hakim. Pasalnya, PB PON sendiri memberikan tenggat waktu penyelesaiannya kepada daerah yang atletnya masih bermasalah hingga 10 September mendatang.

"Kalaupun harus sampai ada sidang, maka Dewan Hakim yang dibentuk KONI sudah bersiap dan akan bersidang di Bandung. Kami tentu berharap cepat selesai karena pertemuan teknis masing-masing cabor akan segera digelar setelah 10 September," kata Yudha.(sport.detik.com)
Read more...
Jumat, 26 Agustus 2016

Ini Nih Si Cantik Dengan Sejuta Keindahan dan Ekosistemnya,Pulau Pisang Lampung

0 komentar




Anda pasti kenal dengan yang namanya pisang lampungkan?nah.yang ini bukan bicarakan tentang pisangnya loh..tapi tentang pulaunya,ya.Lampung merupakan sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera, Indonesia yang memiliki Pelabuhan utama bernama Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni serta pelabuhan nelayan seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan, dan Kalianda di Teluk Lampung, maka gak heran lampung terkenal dengan keindahan pantai-pantainya.
Sebagian orang mengenal Lampung dari keindahan Pulau Pahawangnya, namun bagi kamu penikmat keindahan wisata bahari,  kali ini Kesiniaja.com akan bahas tentang pantai indah dan masih terjaga keasriannya yang berada di Lampun jugag. Nama pulau dengan pantainya yang indah ini adalah Pulau Pisang.
Eits Pulau Pisang ini bukanlah pulau yang ditumbuhi banyak pisang lho yah hihi. Ini adalah pulau yang mempunyai karakteristik yang sangat alami, lautnya yang terdapat banyak lumba-lumba menjadi kelebihan pulau ini lho. Pulau yang ada di Lampung ini pun semakin alami karena belum adanya listrik, selain itu sinyal telepon di Pulau Pisang juga agak minim.
Pulau Pisang adalah salah satu pulau paling barat yang ada di Propinsi Lampung yang langsung menghadap Samudra Hindia. Pulau ini merupakan satu kecamatan sendiri dalam Kabupaten Pesisir Barat, Propinsi Lampung.
Asal mula nama Pulau Pisang yaitu dari bentuknya seperti pisang. jika dilihat dari puncak daratan Pulau Sumatra pulau ini terlihat berbentuk pisang, sehingga nama ini sangat populer di daerah tersebut.
Cara menuju Pulau Pisang di Lampung ini cukup mudah kok, diawali dengan perjalanan darat  Jika dari Bandar Lampung, kamu bisa menaiki Bis Krui Putra. Jadwalnya dari terminal Rajabasa, Bandar Lampung tiap 2 jam sekali mulai jam 07.00 pagi. Jika kamu malas naik angkutan umum, ada bisa naik travel-travel yang ada di Bandar Lampung.
Dari terminal Krui  menuju Kota Krui dengan jarak tempuh kurang lebih 7 jam menggunakan kendaraan dari Kota Bandar Lampung. Rute perjalanan tanjung Karang-Krui lumayan bagus, namun ada beberapa titik jalanan dengan kondisi rusak parah, dan yang lebih menegangkan adalah saat berada di tanjakan sedayu. Tanjakan tajam yang cukup panjang ini lumayan membuat jantung berdeba-debar.
Perjalanan menuju pulau ini dapat melalui dua akses yaitu pertama melalui daerah Tembakak. Dari Tembakak ini hanya memerlukan waktu sekitar setengah jam menggunakan perahu untuk mencapai pulau ini. sedangkan akses kedua melalui dermaga krui, dari dermaga ini menggunakan perahu membutuhkan waktu sekitar satu jam-an.
Jika kamu datang kesini bersmsi-ramai kamu bisa menyewa kapal nelayan yang bermuatan maksimal 20 orang menuju Pulau Pisang via Dermaga Krui.
Dalam perjalanan mengarungi lautan sekitar 45 menit lamanya perjalanan. Gak perlu takut jika perjalanan kamu akan membosankan karena saat diperjalanan kamu akan disajikan puluhan ikan lumba-lumba tipe hidung botol dengan sekitar 5-6 bergerombol dengan atraksi berloncatan di sebelah kiri kanan perahu yang kamu tumpangi jika kamu sedang beruntung.
Setelah perahu mendekati pulau, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan pasir putih dan warna air laut yang sangat bening dengan gradasi warna biru dan hijau tosca yang tentunya membuat kamu tergoda untuk bermain air dan segera menepi dan berlari-lari di hamparan pasirnya yang putih bersih, belum lagi jejeran pohon kelapa yang menambah indah suasana di Pulau Pisang.
Selain keindahan pantainya, di pulau ini kamu bisa menyusuri perkampungan dengan masyarakatnya yang ramah, Kamu bisa berkunjung ke SD tertua peninggalan Belanda, selain itu ada juga tradisi yang hingga kini masih terjaga yaitu para gadis yang menjadi pengrajin tapis & sulam emas. Kamu bisa juga menemukan spot kapal karam, batu karang besar di pinggir pantai dan manaiki puncak lentera untuk sekedar berfoto-foto
Selain itu, disini terdapat juga agrowisata perkebunan cengkeh, di pulau ini tanaman cengkeh tumbuh subur. Pulau Pisang ini terkenal sebagai penghasil cengkeh dari zaman penjajahan dulu kala lho. Setelah menyusuri pulau ini, kamu bisa kembali menyusuri pantai pulau ini pada sisi menghadap samudra, pemandangan ombak yang bergulung-gulung memberikan rasa tenang dan otak terrefresh lagi.
Warga di pulau ini sebagian bermata pencaharian sebagai nelayan dan merupakan salah satu pemasok ikan di wilayah Lampung Barat. Bagi yang hobi mancing, kamu bisa mancing bareng warga setempat lho atau ikut nelayan mancing dengan menyewa kapal nelayan setempat.
Disini ada beberapa homestay yang bisa kamu sewa ataupun kamu bisa berkeliling pulau dengan menyewa motor warga setempat. Jika ingin lebih asik, kamu bisa membuat perkemahan dengan meminta izin dulu kepada warga setempat atau juga kamu bisa menumpang menginap di rumah warga dengan memberikan imbalan seikhlasnya, dengan sensasi seperti hidup dizaman dahulu dan terasa alami, karena disini belum ada penerangan yang sempurna jadi kamu akan menikmati cahaya dari sinar rembulan dan kumpulan bintang-bintang di langit malam.
Nah, itulah sedikit dari banyak keindahan dan keunikan Pulau Pisang yang berada di Lampung ini. Bohong bila kamu gak tertarik untuk datang dan berwisata kesini. Ajak teman-temanmu untuk berwisata kesini dan jangan lupa untuk menjaga lingkungan disana dengan tidak merusak apapun dan tidak membuang sampah sembarangan.
Tips :
Perahu reguler berangkat dari Pulau Pisang pada pada pagi hari ke Krui dan Dermaga Tembakak dan kembali ke Pulau pada Siang Hari.  Untuk kunjungan tidak menginap dapat ditanyakan pada operator kapal.
  • Perahu PP Ke pulau : Rp. 20.000 / orang (Jika ikut Jadual jam 8 pagi atau jam 2 siang). Diluar jadual berarti carter Kapal PP Rp. 400.00 (kapal bisa muat sampai 20 orang)
  • Home Stay : Rp 150.000 / Kamar (untuk 2 orang) (CP HomeStay Salsabila:081272686896)
  • Waktu terbaik mengunjungi pulau Pisang adalah saat kemarau, antara April – September.(kesiniaja.com)
Read more...
Senin, 08 Agustus 2016

Kaos Anti Ahok Laku Keras , Peminat Mbludak!

0 komentar

Sejumlah orang menjajakan kaos bertuliskan “Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok” di Bundaran Hotel Indonesia, Ahad 7 Agustus 2016.. Kaos Gerakan Mengumpulkan 3 Juta KTP untuk menolak gubernur arogan, tidak beretika, temperamental dan tidak berakhlak yang diprakarsai Forum RT-RW DKI Jakarta yang dijual Rp 50.000 per-buah jadi tanda penolakan warga kepada Ahok.

Koordinator Mitra Forum RT/RW se-Jakarta, Moestakim Dahlan menuturkan bahwa kaus bertuliskan

“Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok” banyak diminati oleh masyarakat DKI Jakarta yang tengah berolahraga santai di Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day.

Kaus tersebut merupakan kaus penolakan terhadap pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

"Laris, banyak yang beli. Harganya Rp50 ribu, ada sekitar 500 kaos yang kami jual hampir habis," ucap Moestakim di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Ahad, 7 Agustus 2016.

Nanitnya, hasil penjualan kaus tersebut dimanfaatkan untuk keperluan dan akomodasi gerakan forum RT/RW yang saat ini sedang melakukan sosialisasi penolakan terhadap pencalonan Ahok.
 
 "Ini kan enggak ada bandarnya mas, ya hasilnya untuk membiayai gerakan RT/RW selama ini," tambah Moestakim.

Ia mengaku prihatin kepada RT/RW yang mendapat perlakuan tidak wajar dari Gubernur Ahok yang menuduh RT/RW korup.

"Kami sebagai warga DKI Jakarta, tidak membiarkan Pak RT berjuang sendiri, Pak RW berjuang sendiri, yaitu mendukung gerakan yang dilakukan RT RW," tutup Moestakim.
Read more...

Amarah Wasekjen MUI Terhadap Kedzoliman Minoritas Di Kerusuhan Tanjungbalai Meledak!

0 komentar
Kerusuhan berbasis konflik SARA kembali terjadi di Tanah Air. Setahun lalu konflik serupa terjadi di Tolikara, belahan timur Indonesia. Kali ini, konflik menjalar ke barat Indonesia, tepatnya Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Kali ini, Kiblat.net mewawancarai Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk mengetahui lebih jauh kerusuhan di Tanjungbalai yang terjadi pada Jumat, 29 Mei 2016 lalu. Berikut wawancara Kiblat.net bersama Tengku Zulkarnaen pada Selasa siang, (02/08).

Kiblat.net: Bagaimana Kyai melihat kasus kerusuhan Tanjungbalai ini?

Saya mendengar laporan bahwa yang ditangkap itu orang-orang Islam semua. Kita tidak keberatan kalau anarkis ya ditangkap. Tapi kok pemicunya itu, Meliana itu kok cuma sebagai saksi?

Dia kan melakukan pelecehan agama, maki-maki agama orang. Kalau pemerintah tidak jeli, orang Islam diinjak terus bertambah parah Indonesia ini nantinya.

Masalah Tanjungbalai ini sebenarnya hanya pemicu saja, puncak gunung es. Yang jelas orang Islam di mana-mana selalu mengalami tiga kondisi. Pertama kezaliman, kedua ketertindasan, ketiga ketidak berdayaan. Ini yang sebetulnya harus diselesaikan oleh pemerintah. Sehingga kalau dibakar nantinya tidak terbakar. Kalau yang tiga ini tetap ada di mana-mana nantinya akan mudah terjadi (konflik, red). Sebab di mana-mana sudah tidak tahan.

Dulu etnis Cina ini hanya menguasai ekonomi di zaman orde baru. Sekarang ekonomi sudah mereka kuasai 98 persen. kita beli apa-apa Cina punya. Bikin roti tepungnya Cina, buat ban pabriknya Cina punya. Mau buat rumah pelacuran germo-germonya dia semua. Itu baru ekonomi. Sekarang tanah 70 persen milik Cina. Konglemerat-kongelomerat yang punya kebun sawit, Cina punya jutaan hektar.

Sekarang merambah ke politik, DPR mereka sudah. setelah partai politik dan DPR mereka kuasai, sekarang bupati gubernur mereka rebut, sudah mau nyalon presiden pula Cina.
Jadi rakyat-rakyat ini merasa kita terzalimi, tertindas dan sudah tidak berdaya. begitu datang pemicu, ya meledak lah. Seluruh Indonesia begitu akan terjadi. Kalau yang tiga ini tidak diselesaikan oleh negara.

Kiblat.net: Jadi ini persoalan konflik SARA?

Saya kan ibu saya orang Cina, kakek nenek saya orang Cina. Saya tidak rasis, saya berfikir rasional saja. Jangan sampai rakyat ini sudah merasa terzalimi dia membabi buta. Itu saja saya ingatkan.
Sekarang mau apa kita, mau sekolah cina semua, rumah sakit cina semua, mau kerja masuk bank cina semua?

Di Tanjungbalai itu Cina cuma satu sampai dua persen. Sisanya orang Islam 98 persen. Mereka buat patung budda tiga meter besarnya. Oh, ini hak demokrasi. Iya, tapi kan nggak pantas. Selain hak dipikir juga lah, pakai akal waras.

Akal itu dipakai jangan asal mentang-mentang, asal berhak, nanti orang tidak tahan. Di Bali, kita tahu sejak zaman dulu gubernurnya selalu orang Bali. Kita tidak pernah protes, tidak pernah keberatan, karena memang wajar merek gitu kok adatnya, agamanya. Tapi di Betawi bagaimana, gubernurnya sekarang cina.

Kiblat.net: Bagaimana dengan toleransi, umat Islam yang mayoritas di negeri ini selalu diminta untuk bertolelansi sementara umat minoritas sering kebablasan?

Sekarang kita ini mana orang minoritas yang ditindas? Cina itu tiap rumahnya ada hio, bakar dupa tiap hari. Itu kan baunya asap nyebar ke samping. Tidak pernah kita protes itu. Ibu saya kan orang cina, kampungnya Tiong, Bagansiapiapi. Setiap rumah Cina bakar hio, asapnya itu ke kanan kiri orang Islam tidak ada yang protes. Kita ngerti kok, lakum dinukum waliyadin.(Bagimu agamamu bagiku agamaku, red.)
Itu gereja setiap jam enam pagi jam enam sore bunyi itu (lonceng, red), kita tidak pernah ribut. Itu hak mereka yang wajib kita lindungi. Tidak ada orang Islam protes.

Kok tiba-tiba ada orang Cina datang ke masjid maki-maki orang azan, ya terbakar orang. Kalau saya tidak mungkin silap, saya orang sekolahan. Rakyat yang sudah terzalimi, tertindas dan sudah tidak berdaya tidak punya jalan lain.

Mereka ini marah bukan hanya karena masjid dimaki-maki. Itu hanya pemicu. Mereka memang sudah marah betul, dendam. Mau cari makan susah, mau sekolah tidak bisa, sakit mau berobat tidak ada. Itu yang masalah.

Orang-orang Tanjungbalai itu pencari ikan, pencari kerang. Seluruh kapalnya Cina punya. Dia cuma jadi kuli. Kalau kerja dapat duit, kalau tidak kerja tidak dapat duit.
Jadi Presiden Jokowi tidak usah mendesak-desak rakyat mengatakan, jangan dibesar-besarkan. Ini sudah kejadian seluruh rakyat Indonesia. Saya sudah keliling Indonesia, di mana-mana orang tambah melarat. Bukan tambah baik kehidupan.

Kiblat.net: Jadi menurut Kyai bagaimana penyelesaiannya?

Ya tiga itu tadi. Ketidakadilan, ketertindasan, dan ketidakberdayaan itu harus diselesaikan. Selama itu tidak diselesaikan pemerintah, percayalah negeri ini akan hancur binasa.
Kerusuhan di Tanjungbalai menyebabkan 8 kelenteng dan 2 vihara terbakar.

Kiblat.net: Pascakerusuhan di Tanjungbalai, pengeras suara masjid jadi sorotan dan diwacanakan akan diatur oleh pemerintah, bagaimana menurut Kyai?

Itu menambah rakyat jengkel saja. Gereja tidak diatur bunyi loncengnya. kenapa kita tidak ribut? Iini gara-gara Cina satu saja ribut, diatur seluruh indonesia.

Dulu Sudarmono pernah mencoba itu, di zaman orde baru mau mencoba. Tapi tidak bisa.
Coba kita lihat, di Jakarta, Ahok melarang potong korban di masjid-masjid. Penjajah kafir Belanda kita lawan, Jepang kita lawan, apalagi Cina-cina yang cuma satu dua persen ini. Nanti tidak tahan mereka kalau rakyat sudah lepas kontrol.

Kalau masjid dilarang, saya tambah keras. Pasti melawan. Azan kok dilarang. Kalau ngaji pakai kaset dilarang saya setuju. Tapi kalau azan dilarang kita lebih baik bacok-bacokan saja, perang. Saya mimpin perangnya, kalau dilarang azan pakai pengeras suara itu.

Sedangkan azan di Eropa saja yang selama ini dilarang sudah diizinkan. Di Swedia, di Inggris sudah diizinkan pakai pengeras suara, mereka tahu azan itu bagus. Cuma sebentar, tiga-dua menit.

Jadi tidak menyelesaikan masalah. Salah langkah presiden dan anggota DPR kita kalau yang mau diatur itu adalah azannnya. Yang harus diatur itu tiga itu, jangan serakah. Bagikan keadilan kepada rakyat.

Kita ini sudah kayak dijajah Cina, tanah dia punya, duit dia punya. Sekarang kebijakan shalat pun mau diatur juga. Wah bahaya ini. Jangan main-main api lah. Jangan mengalihkan masalah, masalahnya itu adalah keserakahan etnis Cina. Dulu cuma menguasai ekonomi, sekarang mau menguasai DPR, Gubernur. Semua mau mereka kuasai sampai orang Islam mau azan pun diatur.

Percayalah! Laranglah azan tidak boleh pakai pengeras suara. Tidak akan ditaati.

Kiblat.net: Lalu bagaimana dengan langkah penegakan hukum terkait pelaku kerusuhan di Tanjungbalai?

Meliana itu harus ditangkap sebagai tersangka penghinaan agama. Kalau tidak, maka tidak akan bisa meredam. Semakin dendam malah iya. Nanti ditekan di Tanjungbalai, meledak di tempat lain. Saya sebagai anak bangsa prihatin kalau bangsa saya dihabisi.

Saya sering ke Tanjungbalai, ada satu gerakan Cina di sana, mereka sengaja membeli tanah-tanah di dekat masjid dan mereka tidak mau jual. Sehingga masjid tidak bisa dibesarkan, kanan kiri itu diapit Cina.
Coba periksa, hampir semua masjid di tanjung balai itu kanan kiri depan belakang selalu dibeli Cina dengan harga tinggi dan tidak mau dijual kepada masjid. Sehingga masjid tidak bisa dibesarkan. Kita sudah ada uang mau melebarkan masjid mereka tidak mau jual.

Itu kasus di Tanjungbalai sudah bertahun-tahun. Arogannya bukan main. Ini sudah jadi akumulasi dari arogansi cina dan menyebabkan emosi masyarakat meluap. Terpancing sedikit saja luar biasa.

Kiblat.net: Terakhir, apa nasihat Kyai terkait kasus ini agar tidak terulang di masa mendatang?

Pemerintah ini jangan mengatasi ranting-rantingnya, jangan daun-daunnya saja. Tapi akar penyebab masalahnya. Kenapa warga geram terhadap orang-orang etnis Cina? Itu yang harus diselesaikan, bukan orang diancam-ancam. Tidak bisa orang diancam-ancam.

Bikin peraturan tidak akan menyelesaikan masalah, selama tiga itu: kezaliman, ketertindasan, dan ketidakberdayaan itu tidak dihilangkan dari bangsa Indonesia yang semakin miskin itu. [kiblat.net]
Read more...

Sri Mulyani Membongkar Kebohongan Jokowi

0 komentar


Naikin BBM, sudah.. 
Cabut subsidi listrik dll, sudah.. 
Hutang kesana-kemari, sudah.. 
Tax amnesty, sudah..

Kok, APBN kita masih saja tekor.. Duitnya kemana..??

Republik ini hampir saja pailit dan bangkrut gara-gara "supir bis" nya salah hitung karena nggak becus ngurus Negara.. akhirnya Negara gagal fiskal..

Menteri Keuangan yang baru ini, kereen nih.. rasional, terukur, mampu dan berani menampar pemikiran ambisius yang tak jelas arahnya, yang selama ini dibangun hanya untuk pencitraan semata..

Menkeu Sri Mulyani Akan Pangkas Belanja Negara Rp133 T

Pemerintah akan kembali memangkas anggaran belanja negara untuk kedua kalinya pada tahun ini, yang kali ini direncanakan sebesar Rp133,8 triliun. Langkah ini diambil guna meredam pelebaran defisit menyusul tidak tercapainya target penerimaan perpajakan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, realisasi penerimaan perpajakan pada tahun ini akan meleset sekitar Rp219 triliun dari target Rp1.784,2 triliun di APBNP 2016.  Untuk menjaga kredibilitas APBN, ia mengusulkan agar anggaran belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) serta transfer ke daerah dikurangi.

(http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20160803201934-78-149065/menkeu-sri-mulyani-akan-pangkas-belanja-negara-rp133-t/)

Baca juga:

Usai Rapat dengan Jokowi, Sri Mulyani Ungkapkan Beratnya Kondisi Ekonomi
(http://finance.detik.com/read/2016/08/03/201945/3267994/4/usai-rapat-dengan-jokowi-sri-mulyani-ungkapkan-beratnya-kondisi-ekonomi)

Sri Mulyani selama ini memang terkenal sangat disiplin menjaga fiskal... siap-siap saja banyak proyek Jokowi yang bakalan "mangkrak"..

Akhirnya, Sri Mulyani membangunkan para "pemimpi" yang terkecoh dan di nina-bobokkan oleh bualan..

"Duitnya ada... Duitnya ada, yang penting kerja, kerja, kerja.."
Read more...

Berita Terbaru

 

Copyright © Monitor Jurnal