Advertise

 
Jumat, 02 September 2016

Silahkan Dicoba ..Jus Semangka Leci.. Segarnya

0 komentar



Kandungan air dalam semangka memang bisa menghilangkan dahaga dalam sekejap. Dimakan siang hari di tengah teriknya matahari membuat semangka seolah jadi penolong, tapi buah berdaging merah ini ternyata bisa jadi olahan jus yang tak kalah segarnya lho.
Dikutip dari buku '40 Resep Jus Buah Populer' karya Risty Ramadhani, berikut resep lengkap jus semangka leci yang siap diteguk di sela-sela kesibukan sehari-hari, Jumat (2/9/2016).
Bahan-bahan
1 cup semangka
5 butir leci kalengan, tiriskan airnya
1 sdm air perasan lemon
1 sdm madu
200 ml air es
Cara membuat
1. Masukkan semua bahan ke dalam gelas blender, haluskan;

2. Tuang dalam gelas saji, tambahkan es batu secukupnya. Sajikan segera.
(lifestyle.okezone.com)
Read more...

Akankah NBA Tetap Menarik Sepeninggalnya Kobe Bryant Dan Tim Duncan??

0 komentar






Ada yang beda dalam kancah kompetisi basket NBA ,ya, musim depan NBA tak akan lagi disemarakkan oleh aksi-aksi Kobe Bryant dan Tim Duncan. Bagaimana NBA tanpa kehadiran dua bintang tersebut?

Kobe (38 tahun) lebih dulu memutuskan pensiun sekitar pertengahan musim lalu. Bintang Los Angeles Lakers itu memutuskan gantung sepatu setelah 20 tahun berkarier di NBA.

Sebagai seorang pebasket, tak ada yang meragukan kualitas Kobe karena dialah nyawa Lakers dalam lebih dari satu dekade terakhir. Lima titel NBA dia berikan untuk Lakers, termasuk saat dia punya peran sangat besar membawa tim itu juara di tahun 2009 dan 2010. Tiga titel awalnya didapat di tahun 2000, 2001 dan 2002 bersama Shaquille O'Neal.

Sebelum pensiun, Kobe adalah pemegang dua kali MVP Final, 18 kali terpilih masuk All-Star dan empat kali jadi MVP All-star. Pemain berposisi shooting guard itu juga jadi top skorer ketiga NBA sepanjang masa dengan 33.643 poin.

Tak lama setelah musim lalu tuntas, muncul pengumuman mengejutkan dari San Antonio Spurs ketika bintangnya, Tim Duncan, juga mundur dari dunia yang membesarkan namanya.

Duncan merasa pengabdiannya selama 19 tahun bersama Spurs sudah cukup. Di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, pemain berposisi power forward/center itu telah mengumpulkan lima titel NBA (1999, 2003, 2005, 2007, dan 2014), tiga kali MVP Final, dan 15 kali terpilih masuk NBA All-Star.

Meski tak bisa dipungkiri juga kalau NBA di era saat ini jadi milik Splash Brother (duet Stephen Curry dan Kyle Thompson) atau LeBron James, tapi tetap saja kepergian Kobe dan Duncan akan membuat NBA terasa janggal.

"Tentu saja berbeda, man. Seperti.... (berpikir agak lama). Saya menonton laga terakhir Kobe (Bryant) dan... rasanya sulit menerimanya sebab saya tumbuh di era Kobe, di era Tim Duncan. Tentu saja saya tidak mengira dia (Duncan) akan pensiun sekarang," ujar pebasket Charlotte Hornets, Marvin Williams, dalam perbincangan dengan detikSport di Fairmont Hotel, Senayan, Rabu (24/8/2016) siang WIB tadi.

"Tapi ketika akhirnya tahu dia pun pensiun, ya seperti itulah artinya NBA untuk saya, Kobe dan Tim Duncan. So, akan berbeda tentunya melihat Lakers tanpa Kobe musim depan, akan berbeda tentunya melihat Spurs tanpa Duncan. Meski demikian kedua tim itu tetap bagus," lanjut Williams. 
(mrp/din/sport.detik.com)
Read more...

Kalau Menyerah Lebih Baik Di Rumah Saja,Ungkap Rossi Dalam Semangatnya Kejar Marquez

0 komentar





Bukan Valentino Rossi namanya,kalau dia dengan tegas menyatakan semangat pantang menyerah dalam usaha mengejar Marc Marquez di papan klasemen, menjelang GP Inggris akhir pekan ini.

Sampai dengan seri ke-11 dari 18 balapan musim 2016, Marquez (Repsol Honda) bercokol di puncak klasemen dengan 197 poin. Rossi menjadi pengejar terdekat walaupun rider Movistar Yamaha itu masih terpaut 53 angka.

"Itu disayangkan karena kami memiliki potensi untuk bersaing dalam kejuaraan dunia kali ini. Saya tak beruntung dan juga membuat kesalahan-kesalahan sehingga kini jauh dari puncak klasemen," ucap Rossi di MotoGP.com.

"Jika di Mugello motornya tak bermasalah; kalau di Assen tak hujan saya bisa tampil amat tangguh; jika di Sachsenring tak hujan saya bisa bersaing memperebutkan kemenangan. Tapi itu semua jika dan kalau saja. Kami memiliki potensi tapi sayangnya kami kini tak punya poin yang cukup. Jadi target kami untuk balapan berikutnya adalah berusaha mempertahankan level ini dan secara khusus meraih poin.

"Dalam posisi tak diunggulkan seperti ini Anda tak bisa jauh-jauh memikirkan apa yang bakal terjadi di masa depan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin dari satu balapan ke balapan berikutnya. Tapi Anda tahu, kan, bahwa dalam olahraga itu segalanya baru berakhir saat semuanya benar-benar tuntas. Jadi kalau kami kini sudah menyerah, lebih baik diam di rumah saja," sebutnya. 

Rossi menjadi pemenang terakhir di Silverstone. Musim lalu ia melintasi garis finis paling pertama dalam balapan yang diganggu guyuran hujan tersebut. Di balapan saat itu Marquez terjatuh dan tak dapat poin.(sport.detik.com)
Read more...
Rabu, 31 Agustus 2016

Tewasnya Sang Nabi Palsu, Musailamah Al Kadzdzab Di Perang Yamamah

0 komentar




Perang Yamamah merupakan perang yang menitik beratkan kepada terbunuhnya Musailamah Al Kadzdzab. Tahukah kamu siapakah orang laknatullah ini?
Dalam kitab Futuh al-Buldan oleh al-Baladzuri, Hal: 100. Musailamah Al Kadzdzab adalah orang yang hidup pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diberikan usia yang panjang yaitu sampai 150 tahun.
Dikisahkan dalam buku tersebut bahwa Musailamah Al Kadzdzab adalah seorang pendusta yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang Nabi pada masa hidupnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Inilah alasan kenapa dia dijuluki Al Kadzadzab (pendusta).
Perang Yamamah terjadi dalam beberapa hari. Pada saat itu kaum muslim dipimpin oleh Khalid bin Walid radhiallahu ‘anhu berhasil memukul mundur pasukan kafir yang berjumlah antara 40-60 orang. Namun perang ini terus saja berlanjut di keesokan paginya.
Pada keesokan harinya kaum kafir dibawah komando Musailamah Al Kadzdzab berhasil mengumpulkan pasukan sebanyak 100.000 yang posisi mereka berada diatas angin sehingga berhasil menekan pasukan kaum muslimin yang hanya 12.000 orang saja.
Namun tidak sampai disitu saja, kaum muslimin yang dipimpin oleh Khalid bin Walid berhasil mengobarkan api semangat jihad dan terus menyerang pasukan kaum kuffar.
Pada situasi yang sangat genting Tsabit bin Qais memotivasi dirinya dan kaum muslimin dengan mengatakan,
“Alangkah buruknya yang kalian biasakan (perbuat) ini wahai kaum muslimin. Ya Allah, aku berlepas diri dari apa yang mereka orang-orang Yamamah perbuat. Dan aku mohon maaf Mu atas apa yang diperbuat kaum muslimin”.
Kemudian ia berperang hingga menemui ajalnya.
Perjuangan kaum muslimin tidak sampai disitu saja, meskipun kaum kuffar tersebut berhasil memojokkan pasukan yang dibawah kendali Khalid bin Walid. Api semangat jihad terus bergelora di hati para kaum muslimin.
Hingga tibalah seorang budak hitam dari kalangan Anshar bernama Wahsyi bin Harb berhasil membunuh  Musailamah Al Kadzdzab si Nabi palsu.
Tewasnya Musailamah meruntuhkan moral pengikutnya. Kebanggaan dan kesombongan mereka serta merta luruh, larut dalam situasi itu. Mereka seolah-olah tersadar dari sihir, bingung tak berbuat sesuatu pun.
Akhirnya mereka menyerah. Setelah sejumlah 21.000 dari mereka tewas dalam pertempuran. Dan ada yang mengatakan 500 atau 600 atau bahkan 1200 kaum muslimin syahid. Jumlah korban yang besar.
Demikianlah kisah perang yang terjadi di Yamamah. Adapun pesan yang diambil dari kisah ini adalah tak seorangpun yang dapat menggantikan posisi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam setelah dia wafat.
Karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah nabi yang terakhir dan tidak ada nabi setelah beliau wafat.
Sehingga dengan begitu ketika terdengar oleh sahabat tentang orang yang mengaku Nabi maka tiada cara selain membunuhnya, memeranginya atau dia kembali kepada ajaran islam.
(satujam.com)
Read more...

Sekilas Sepak Terjang Sepak Bola Indonesia

0 komentar






Bicara sepak bola,sudah pasti banyak orang dimuka bumi ini yang menyukainya terlepas apakah dia bisa atau tidak main bola.
Sepak bola adalah permainan olahraga dengan alat bola yang dimainkan oleh 2 tim. Masing masing tim terdiri dari sebelas pemain. Sepak bola hari ini dimainkan lebih dari 250 juta orang di dua ratus Negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sepak bola Indonesia juga sangat syarat akan cerita dan lika liku dalam kisahnya.
Sepak bola Indonesia dimulai sejak tahun 1914 kala Indonesia masih dalam masa Kolonial Hindia Belanda. Kompetisi kala itu masih ranah kota di Jawa yang hanya di juarai hanya dua tim yang dominan yaitu Batavia City dan Soerabaja City. Sejarah Sepak Bola Modern di tanah air dimulai dengan terbentuknya Organisasi yang dinamakan PSSI singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia.
PSSI didirikan pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta dengan diketuai oleh Soeratin Sosroegondo. Walaupun PSSI dilahirkan di Jaman Kolonial belanda, namun Organisasi ini menentang Penjajahan.
ika dilihat dan di analisa saat sebelum, sesudah dan selama kelahirannya, PSSI dibidani Politisi bangsa yang langsung ataupun secara tidak langsung. Organisasi ini juga menjadi strategi memupuk benih benih nasionalisme pemuda di Tanah Air.
Setelah wafatnya ketua PSSI yang pertama, prestasi sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak di imbangi dengan pengembangan organisasi dan Kompetisi dalam negeri.
Pada era tahun 1970-an beberapa pemain Indonesia sempat bersaing di kancah Internasional seperti Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani dan juga Tan Liong Houw. Didalam perkembangannya, PSSI juga memperluas kompetisi sepak bola Indonesia diantaranya menggelar Liga super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu dan juga Divisi Dua untuk pemain non Amatir dan juga divisi tiga untuk pemain amatir.
Selain itu, PSSI juga aktif dalam mengembangkan sepak bola Indonesia khususnya Wanita dalam kompetisi Umur Tertentu seperti U – 15 sampai U – 23. Namun sayang, dalam sejarah panjang Sepak Bola Indonesia tersebut, Indonesia masih belum mampu meraih Prestasi Sepak Bola Indonesia di Level Internasional.
Sepak Bola Indonesia membutuhkan Manajemen bola yang bertekat untuk merubah sepak bola nasional menjadi lebih baik kedepannya dan meraih prestasi di kancah Internasional.
(satujam.com)

Read more...

Ronaldo Ternyata Terinspirasi Jhonny Bravo...Loh

0 komentar





Siapa yang tak kenal dengan CR7,nah coba perhatikan kalau anda benar fans beratnya.Ada yang berbeda dari Cristiano Ronaldo. Penyerang Real Madrid ini tak hanya mengecat rambutnya berwarna blonde cenderung kuning. Tubuhnya juga makin mekar dan berotot.

Bahkan, beberapa media massa membandingkan Ronaldo dengan tokoh kartun Johnny Bravo. Sebab, tubuh Ronaldo memang semakin berotot seperti layaknya atlet binaraga.

Perubahan itu terekam beberapa juru foto saat ia berlibur di pantai Miami, Amerika Serikat. Dada Ronaldo tampak lebih mekar dan berotot.

Sebelumnya, dada Ronaldo memang berotot, tetapi masih proporsional. Kini, selama di Miami atau sebelumnya, ia tampak melakukan latihan ketat untuk membesarkan tubuh bagian atasnya.

The Sun malah menyebut tubuh Ronaldo bagian atas, terutama dada dan sekitarnya, terlalu besar dan mekar sehingga ia justru terlihat kurang proporsional. Sementara Daily Mail menyamakan dia dengan Johnny Bravo.

Sekadar informasi, Johnny Bravo adalah tokoh kartun yang memiliki tubuh kekar dengan bagian dada teramat besar. Ia suka memamerkan kekekaran tubuhnya untuk merayu wanita.

Apakah Ronaldo terinspirasi Johnny Bravo? Ia belum berkomentar soal itu.

(bola.kompas.com)
Read more...

Akhirnya Persija Jakarta Dapat Pelatih Baru

0 komentar




Akhirnya Tim Ibukota Persija Jakarta resmi menunjuk Zein Al Hadad (mamak) sebagai pelatih baru, Rabu (31/8/2016). Hal itu diumumkan di akun Twitter resmi Persija.

"Muhamad Zein Al Hadad resmi menjadi pelatih kepala Persija mulai hari ini," tulis akun Twitter Persija.
Mamak, panggilan akrab Zein Al Hadad, merupakan mantan pesepak bola nasional pada 1980-an. Karier kepelatihan dia juga cukup panjang.
Dia pernah menjadi asisten pelatih tim nasional U-23. Dia juga pernah melatih Persijatim, Deltras Sidoarjo, dan Persida Sidoarjo.

Sejauh ini, Zein Al Hadad dikontrak untuk putaran kedua TSC. Ia merupakan pelatih terbaik Copa Dji Sam Soe 2009.
(bola.kompas.com)
Read more...

Berita Terbaru

 

Copyright © Monitor Jurnal