Advertise

 
Minggu, 28 Agustus 2016

Dieng Culture Festival, Wonosobo dan Banjarnegara

0 komentar

Anak berambut gembel adalah anak bajang titisan Eyang Agung Kaladate dan Nini Ronce selaku leluhur warga suku Dieng. Karena dianggap titisan dewa itulah, maka anak berambut gembel tidak boleh dipotong rambutnya secara sembrono (asal). Jika rambut anak gembel dipotong tidak melalui acara ritual yang khusus, maka si anak akan jatuh sakit dan dipercaya akan mendatangkan bencana bagi keluarganya.

Festival ini diselenggarakan di dataran tinggi Dieng, menampilkan berbagai pertunjukkan seni dan budaya dari penduduk lokal. Ada  upacara yang paling ditunggu-tunggu wisatawan, yakni ruwat rambut gimbal. Di Dieng, beberapa anak memiliki rambut gimbal asli yang dilatar belakangi oleh keyakinan dan mitos warga setempat. Pada puncak acara DFC, rambut anak-anak yang gimbal secara alami tersebut akan dipotong kemudian diupacarakan untuk dilarung ke sungai.
Wisatawan dapat menyaksikan konser “Jazz atas awan”, festival lampion dan kembang api, juga festival film. Jangan lupa untuk mencicipi minuman khas Dieng yakni Purwaceng, menikmati kuliner khas seperti mie ongklok, tempe kemul dan manisan carica. Dieng Culture Festival akan dihelat pada bulan Agustus.

Leave a Reply

Berita Terbaru

 

Copyright © Monitor Jurnal