Festival
ini sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara. Eksotisme
suku-suku papua dan kekayaan budayanya menjadi daya tarik bagi para
wisatawan maupun fotografer.
Festival Lembah Baliem
awalnya merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali.
Pada saat festival kita bisa melihat simulasi perang dan pertunjukan
tarian yang mereka perlihatkan. Sebuah festival yang menjadi ajang adu
kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun namun tentunya
aman untuk dinikmati. Awalnya pertama kali digelar tahun 1989,
Festival
Lembah Baliem kini rutin digelar tiap tahun. Festival ini berlangsung
selama tiga hari dan diselenggarakan setiap bulan Agustus.
